Kategori
Kebutuhan Tubuh Manusia Kesehatan Kesehatan Ibu dan Bayi Kesehatan Manusia Obat Penyakit Penyakit Dalam

6 Cara Meredakan Panas Dalam Dengan Cara Alami

Istilah panas dalam sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis. Kondisi ini juga sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan kumpulan gejala dari penyakit di tenggorokan atau gejala awal dari infeksi virus maupun bakteri. Menurut keluaran sgp ilmu pengobatan tradisional, panas dalam dapat muncul ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak makanan yang diolah dengan suhu tinggi, seperti daging bakar dan gorengan, atau makanan tertentu seperti durian, cokelat, atau makanan berbumbu tajam. Namun, hal ini belum dapat dijelaskan secara ilmiah.

Cara Meredakan Panas Dalam

Tidak semua panas dalam merujuk pada suatu penyakit yang membutuhkan penanganan dengan obat-obatan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah untuk melegakan gejala panas dalam, yaitu:

1. Istirahat yang cukup dan hindari paparan asap

Pastikan Anda beristirahat dengan cukup untuk memperkuat imunitas agar tubuh mampu melawan kuman.

Hindari pula paparan asap, seperti asap rokok dan asap kendaraan, yang dapat memperparah rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Jika terpaksa harus berada di tempat yang banyak asap, gunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

2. Minum air putih

Air putih mampu melembapkan tenggorokan dan mencegah terjadinya dehidrasi. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang bisa membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi. Anda juga bisa minum air hangat dicampur madu untuk membuat tenggorokan lebih nyaman.

3. Kumur dengan air garam

Berkumur dengan campuran air toto sgp hangat dan garam juga bisa mampu meredakan gejala panas dalam. Campuran ini dapat dibuat dengan melarutkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

4. Konsumsi makanan yang nyaman di tenggorokan

Agar tenggorokan nyaman, Anda bisa mengonsumsi sup hangat dan es krim. Selain itu, teh hijau, buah manggis, dan semangka juga dipercaya dapat meredakan gejala panas dalam.

5. Gunakan obat herbal

Beberapa obat herbal dikenal bermanfaat untuk melegakan tenggorokan dan umumnya telah dikemas dalam bentuk permen atau jamu. Namun, penelitian medis yang menjelaskan kerja dari obat-obatan herbal masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter lebih dahulu sebelum menggunakan obat herbal.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Jika gejala panas dalam yang dirasakan menjurus pada naiknya asam lambung, sebaiknya hindari makan dalam jumlah banyak sebelum tidur. Atur jam makan, sehingga waktu data hk makan tidak berdekatan dengan waktu tidur malam.

Kategori
Kesehatan Ibu dan Bayi

Bersihkan Tangan Bayi dengan Hand Sanitizer

Bayi pada biasanya punya budaya memasukkan tangan ke mulut. Walaupun, telapak tangan merupakan salah satu media penularan penyakit, termasuk virus corona. Sebab keadaan itu, orang tua mau memakaikan si Sebab hand sanitizer. Melainkan, amankah diaplikasikan si Sebab?

Apabila pertanyaan butuh atau tak, memang di ketika keadaan seperti kini, tangan bayi memerlukan perlindungan ekstra agar tak tertular penyakit membahayakan. Salah satunya, ya, dengan memakai hand sanitizer.

Butuhkah Bayi Pakai Hand Sanitizer?

Kenapa sepatutnya hand sanitizer untuk bayi? Karena, tangan bayi biasanya lebih peka kalau terkena produk pembersih normal (alkohol kadar tinggi jadi kandungan hand sanitizer orang dewasa).

Akan lebih bagus apabila Anda memilihkan hand sanitizer yang tak mengandung pewangi. Ini agar risiko iritasi dapat diminimalkan.

Opsi untuk Bayi Selain Hand Sanitizer

Agak serba salah hakekatnya memakai hand sanitizer untuk bayi. Itu sebab, bila kadar alkoholnya kecil, tidak tepat sasaran juga untuk membunuh bakteri. Sementara itu, kalau gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol tinggi, kulit dapat iritasi.

Apabila mau melindungi tangan bayi dari bakteri dengan lebih praktis dan tanpa risiko, dr. Arina memberi anjuran untuk memakai tisu berair antiseptik.

Menurutnya, itu lebih aman daripada hand sanitizer. Sedangkan tanpa kandungan alkohol, tisu berair hal yang demikian sanggup membunuh bakteri.

“Selain itu, jangan hanya konsentrasi pada tangan si Sebab saja. Bersihkan juga benda-benda yang ada di sekelilingnya atau yang acap kali dikontrol. Sebab percuma slot saja bila tangannya bersih, tetapi mainannya dekil,” tegas dr. Arina.

Produk pembersih mainan si kecil betul-betul gampang dicari, bagus secara online ataupun offline. Apabila tidak sempat mencarinya dan mainan hal yang demikian tak berpotensi korsleting, bersihkan saja dengan air dan sabun. Lalu, keringkan dengan handuk bersih.

Selain dengan air dan sabun, tisu berair malah dapat dimanfaatkan. Caranya dengan mengelap segala permukaan mainan dengan tisu berair.

Hindari Membawa Bayi ke Luar Rumah

Terlepas dari apa malah yang diterapkan untuk membersihkan tangan bayi, akan lebih bagus lagi kalau Anda tak membawa bayi ke luar rumah untuk sementara waktu. Sebab di tengah wabah virus corona membahayakan seperti ini.

Karena, makin ramai daerah yang dikunjungi, makin tinggi pula risiko untuk tertular penyakit. Ini walaupun bayi tidak meraba benda-benda (terkena droplet atau butir cairan hasil batuk bersin orang lain).

Gunakan sarung tangan dan membawa sebagian sarung tangan ganti mungkin dapat jadi solusi untuk bayi di bawah 1 tahun. Melainkan, bila bayi telah berusia di atas 1 tahun, metode seperti itu kurang solutif.

memang si kecil sepatutnya ikut serta ke luar rumah, akan lebih bagus memerintahnya Bersihkan Tangan Bayi untuk tak mengucek mata serta mengontrol hidung dan mulut apabila belum mencuci tangan.

Sebelum dan setelah berkesibukan, si si kecil juga sepatutnya cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Meningkatkan kekuatan bendung tubuh bayi juga berperan penting di sini. Anda sepatutnya terus memberikan ASI terhadap si Sebab agar imunitas tubuhnya kian terwujud. Untuk bayi MPASI, berikan macam asupan sehat dan setara tiap-tiap harinya.

Satu hal lagi, amati juga kebersihan orang tua dan orang lain yang ikut serta menjaga bayi. Jangan hingga Anda atau orang lain meraba si Sebab dengan tangan yang belum Bersihkan Tangan Bayi dibersihkan atau mengecupnya ketika sedang menonjolkan gejala flu atau batuk.

Kategori
Kesehatan Ibu dan Bayi

Penyakit yang Harus di Hindari Ketika Sedang Hamil

Penyakit yang Harus di Hindari Ketika Sedang Hamil – Sakit tentu bukan hal yang menyenangkan, terlebih jika bunda sedang hamil. Ini karena penyakit tertentu dapat memengaruhi janin dalam kandungan. Sedapat mungkin kesehatan terus dijaga selama kehamilan hingga persalinan nanti, Bunda. Perubahan hormon yang terjadi saat kehamilan, tidak hanya dapat memengaruhi bentuk tubuh, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit tertentu. Terlebih, sistem imun ibu hamil juga jadi harus bekerja lebih keras, karena melindungi tubuhnya sekaligus janin di dalam kandungan.

Penyakit yang Harus di Hindari Ketika Sedang Hamil

Berbagai penyakit yang terjadi pada ibu hamil pun bisa memberi pengaruh pada tumbuh kembang janin dalam kandungan. Itulah sebabnya, ibu hamil harus mewaspadai beberapa jenis penyakit, terutama yang dapat memberi dampak buruk pada janin.

5 Jenis Penyakit yang Harus di Waspadai Ibu Hamil

Plasenta Previa

Plasenta previa ialah kondisi ketika plasenta atau ari-ari berada di bagian bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir. Kondisi ini dapat mengakibatkan perdarahan yang berlebihan. Apabila perdarahan tidak berhenti, janin harus segera dilahirkan melalui operasi caesar.

Baca Juga: Perawatan Untuk Ibu yang Melahirkan Secara Sesar

Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional ialah sebutan untuk penyakit diabetes yang dialami oleh ibu hamil. Penyakit ini harus diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan. Walau penyebabnya belum diketahui secara pasti, perubahan hormon saat hamil diduga menjadi pemicu utamanya. Sebab, biasanya diabetes gestasional akan sembuh setelah melahirkan.

TORCH

Salah satu penyakit pada ibu hamil yang wajib di waspadai ialah TORCH (toksoplasmosis, infeksi lain/Other infection, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex). Penyakit ini bisa meningkatkan risiko gangguan pada janin, seperti rusaknya sistem saraf pusat janin, hilangnya pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan mental, gangguan tiroid, dan kelainan sistem imun.

Anemia

Walau terdengar sepele, anemia pada ibu hamil benar-benar tidak boleh di anggap remeh dan perlu memperoleh penanganan segera. Penyakit ini bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, dan cacat lahir. Ibu hamil yang rentan mengalami anemia ialah yang mengalami kehamilan kembar, sering mengalami morning sickness, dan yang mempunyai pola makan tidak sehat.

Ketika hamil, kebutuhan darah akan meningkat demi mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan. Saat tubuh ibu hamil tidak mampu memproduksi lebih banyak sel darah merah, hal ini akan memicu terjadinya anemia. Beberapa gejala dari penyakit ini ialah mudah lelah, pusing, sesak napas, dan kulit terlihat lebih pucat.

Keputihan

Keputihan sebenarnya ialah masalah umum bagi wanita. Namun, saat kondisi ini terjadi saat hamil, ibu perlu waspada. Meski pada awal kehamilan keputihan cenderung meningkat, karena tubuh sedang berusaha melindungi rahim dari infeksi, jelang masa akhir kehamilan, jumlah keputihan biasanya mengalami peningkatan dan mungkin juga terdapat bercak darah

Kategori
Kesehatan Ibu dan Bayi

Perawatan Untuk Ibu yang Melahirkan Secara Sesar

Perawatan Untuk Ibu yang Melahirkan Secara Sesar – Perawatan pasca melahirkan dengan baik sangat penting bagi para ibu yang baru saja mempunyai roulette online anak. Selain untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi, perawatan ini berguna untuk mempercepat pemulihan setelah melahirkan, sehingga ibu dapat menjalani aktivitas dengan nyaman, termasuk menyusui bayi.

Perawatan Untuk Ibu yang Melahirkan Secara Sesar

Ibu yang baru melahirkan, baik dengan metode persalinan normal atau operasi Caesar, sama-sama memerlukan perawatan pasca melahirkan (trimester keempat). Perawatan ini tidak cukup di lakukan selama Bunda masih dirawat di rumah sakit atau rumah bersalin, namun juga perlu di lanjutkan di rumah sampai kondisi Bunda benar-benar pulih.

Perawatan Untuk Bayi yang Harus di Perhatikan Dengan Baik

Hal yang harus di perhatian ketika melahirkan melalui operasi caesar ialah luka sayatan di perut. Luka sayatan ini umumnya bisa pulih dalam jangka waktu sekitar 6 minggu. Tapi proses pemulihannya dapat lebih lama jika terjadi komplikasi. Dalam mendukung proses pemulihan setelah melahirkan secara caesar, Bunda bisa melakukan beberapa langkah perawatan berikut:

  • Jaga luka sayatan tetap kering dan bersih. Namun, Bunda masih bisa mandi, jika luka sayatan ditutup dengan penutup luka yang kedap air.
  • Hindari menggosok atau menggaruk area luka jahitan.
  • Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat agar jahitan operasi tidak terbuka.
  • Bersihkan luka sayatan pascaoperasi dengan cara mengusapnya secara lembut dan perlahan menggunakan kain yang telah dibasahi air bersih.
  • Rutin bergerak dan olahraga ringan, misalnya berjalan di sekitar kamar atau stretching

Bunda mungkin dapat merasakan kontraksi rahim yang mirip kram menstruasi. Hal ini tidak perlu di khawatirkan karena normal terjadi. Kontraksi ini merupakan upaya alami tubuh Bunda untuk mengurangi perdarahan setelah melahirkan.

Perawatan Untuk Ibu yang Baru Melahirkan

Ibu yang baru selesai melahirkan tentu akan mengalami masa nifas. Masa nifas ialah masa yang dihitung sejak seorang ibu melahirkan sampai tubuh kembali seperti kondisi sebelum hamil. Masa nifas umumnya berlangsung sampai 6 minggu atau 40 hari sesudah melahirkan.

Bunda mungkin akan merasa mudah lelah karena masih menjalani pemulihan, namun sudah harus mengurus buah hati. Sebagian ibu juga bisa mengalami masalah psikologis, seperti baby blues atau bahkan depresi pasca melahirkan.

Dalam mendukung proses pemulihan di masa nifas sekaligus membuat proses menyusui dan merawat Si Kecil berjalan lebih lancar, Bunda dapat melakukan beberapa tips yang meliputi:

Priksa Rutin Ke Dokter

Untuk kesehatan Bunda dan Si Kecil tetap terjaga dan terpantau dengan baik, jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sesuai jadwal. Bunda dapat meminta solusi jika mengalami keluhan, seperti sembelit atau wasir, nyeri payudara, atau ASI tidak keluar. Dengan begitu, nantinya dokter akan memberikan tips dan pengobatan yang aman dan tepat.

Ketika memeriksa kondisi Bunda, dokter akan sekaligus mengevaluasi apakah luka operasi atau luka sudah membaik. Dokter juga mungkin akan menyarankan Bunda untuk memakai alat kontrasepsi serta menginformasikan kapan waktu yang tepat untuk berhubungan setelah melahirkan.

Memenuhi Kebutuhan Gizi

Ibu yang baru melahirkan memerlukan asupan nutrisi dan energi yang cukup. Hal ini penting untuk menambah energi agar dapat merawat dan menyusui bayi dengan optimal, dan mendukung proses pemulihan luka setelah melahirkan.

Jenis makanan yang baik untuk Bunda konsumsi antara lain buah dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, seafood, daging rendah lemak, telur, susu, dan makanan yang mengandung lemak sehat, seperti minyak zaitun.

Mengatasi Stress

Stres yang tidak terkontrol berisiko membuat bunda mengalami baby blues atau bahkan depresi setelah melahirkan. Oleh karena itu, supaya stres tidak mengganggu kondisi mental Bunda, cobalah lakukan kegiatan yang Bunda sukai atau me time, seperti menonton film atau membaca buku.

Ketika sedang kelelahan atau ingin menghabiskan waktu untuk mengatasi rasa penat, Bunda juga tidak usah ragu untuk meminta bantuan kepada ayah, keluarga, atau teman.

Berusaha Bergerak Aktif

Supaya tubuh tetap bugar, Bunda harus tetap aktif bergerak dan melakukan olahraga ringan, misalnya berjalan-jalan di sekitar kamar atau di halaman rumah sambil menjemur bayi di pagi hari. Ketika sudah merasa lebih kuat, Bunda dapat mencoba olahraga lain, seperti yoga.

Agar aman, Bunda sebaiknya tanyakan kepada dokter terlebih dahulu perihal olahraga apa yang boleh dilakukan dan perlu dihindari selama masa nifas.

Kategori
Kesehatan Ibu dan Bayi

Perawatan Untuk Bayi yang Harus di Perhatikan Dengan Baik

Perawatan Untuk Bayi yang Harus di Perhatikan Dengan Baik – Perawatan yang di berikan untuk bayi baru lahir hendaknya diberikan kepada si kecil secara teliti. Bagi seorang ibu sering mengalami kekhawatiran dalam mengasuh bayi baru lahir. Terlebih untuk seorang ibu muda yang baru pertama kali melahirkan anak. Tapi ini ialah kekhawatiran yang wajar agar lebih hati-hati dalam mempertimbangkan perawatan bayi baru lahir secara benar.

Perawatan Untuk Bayi yang Harus di Perhatikan Dengan Baik

Perawatan bayi baru lahir bisa dilakukan dengan menjaga kehangatan bayi, merespon bayi untuk menyusui, memandikan bayi, memperhatikan alat indera bayi, hingga perawatan tali pusat bayi.

Baca Juga : Menu Mpasi yang Sehat Untuk Bayi Berumur 6 Bulan

Perawatan bayi baru lahir sebenarnya sangat mudah, hanya butuh ketelitian dan kelembutan dalam merawat bayi. Pasalnya, bayi baru lahir masih dalam kondisi sangat rapuh dan butuh penyokong kehidupan utama dari sang ibunda.

Perawatan Terhadap Tali Pusar Bayi

Perawatan untuk bayi baru lahir yang pertama ialah merawat tali pusat. Setelah bayi dilahirkan, plasenta akan di potong dan tali pusat akan di olesi dengan antiseptik supaya tidak terjadi infeksi. Tali pusat kemudian dibiarkan terbuka slot gacor gampang menang dan kering secara alami.

Memberikan ASI Dengan Benar

Ketika bayi menunjukkan tanda-tanda lapar dan ingin menyusu maka bayi akan mengepalkan tangan, memasukkan tangannya ke dalam mulut, mengeluarkan suara seperti mengecap-ngecap, sampai menangis. Jangan tunggu sampai bayi menangis baru disusui.

Susuilah sesuai keinginannya dan jangan di jadwal. Normalnya, bayi harus menyusu selama 5-30 menit. Jangan lupa untuk sendawakan bayi setiap selesai menyusu dengan cara menggendong dan meletakkan bayi di dada Mama lalu menepuk-nepuk bagian punggungnya dengan lembut sampai bersendawa.

Lakukan Skin to Skin untuk IMD

Skin to skin atau kontak kulit antara Mama dan si Kecil dapat membantu menghangatkan bayi secara alami dan menjaga suhu bayi tetap stabil. Skin to skin juga membantu bayi untuk mencari puting Mama untuk memulai inisiasi menyusui dini dengan mencari puting. Saat ini pula bayi akan mendapatkan ASI pertama yang disebut kolostrum.

Ketika setelah satu jam kontak kulit ke kulit si Kecil belum mulai menyusui, Mama dapat mendekatkan bayi ke puting untuk meneruskan kembali proses tadi sekitar 30 menit sampai 1 jam.

Mengerti Waktu Tidur Bayi

Total waktu tidur bayi bisa mencapai 20 jam per hari. Biasanya, ini akan terbagi dalam 20 menit sampai empat jam. Perawatan bayi baru lahir dapat dengan membuat idn poker suhu kamar menjadi sejuk, artinya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, serta memperoleh cahaya dan ventilasi yang cukup.

Posisi tidur bayi yang dianjurkan adalah telentang. Mengapa demikian? Tujuannya adalah untuk mencegah sindrom kematian mendadak (SIDS). Pastikan ia tidur menggunakan alas yang rata dan tidak terlalu lembut. Hindari pula menggunakan benda-benda yang dapat menutup area kepala bayi.

Memperhatikan Berat Badan BayiBayi yang baru lahir mempunyai banyak cairan tubuh dan akan cepat hilang dalam beberapa hari. Hal itu akan memengaruhi berat badan bayi yang berkurang 1/10 dari berat saat lahir selama lima hari pertama.

Mama tidak perlu khawatir karena berat badan bayi akan naik kembali dalam lima hari berikutnya. Di hari kesepuluh, berat badan si Kecil akan kembali ke saat pertama kali ia dilahirkan.

Sebagian besar bayi akan tumbuh dengan cepat ketika kembali ke berat badan lahirnya, terutama selama masa pacu tumbuh (growth spurt) pada hari ketujuh sampai hari kesepuluh, dan pada minggu ketiga hingga minggu keenam.

Rata-rata pertumbuhan berat badan bayi berkisar 20-30 gram per hari hingga usia 1 bulan. Pada usia tersebut, normalnya berat badan si Kecil sudah mencapai 4 kilogram

Memberikan Imunisasi Lengkap

Cara merawat bayi baru lahir lainnya adalah dengan melengkapi jadwal imunisasi bayi. Jadwal imunisasi bayi baru lahir akan tergantung dengan kondisi kesehatan, rekomendasi dokter anak, serta ketersediaan vaksin.

Idealnya, sebagai perawatan bayi baru lahir, bayi akan mendapatkan dosis pertama vaksin hepatitis B dalam waktu 24 jam setelah lahir. Kemudian, setelah 1-2 bulan, ia akan mendapatkan vaksin hepatitis B dosis kedua.

Kategori
Kesehatan Ibu dan Bayi

Menu Mpasi yang Sehat Untuk Bayi Berumur 6 Bulan

Menu Mpasi yang Sehat Untuk Bayi Berumur 6 Bulan – Ketika anak berusia 6 bulan, bayi kamu sudah mulai dapat di kenalkan dengan makanan padat pertama sebagai asupan nutrisi anak. Kini saatnya orangtua berpikir tentang resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang terbaik untuk di berikan untuk bayi usia 6 bulan.

Untuk kamu yang sedang kebingungan mau masak apa, yuk, simak inspirasi ide menu MPASI bayi 6 bulan ini. Kamu juga bisa memahami panduan komplet tentang bagaimana cara memberikan makanan padat pertamanya.

Menu Mpasi yang Sehat Untuk Bayi Berumur 6 Bulan

Menyiapkan makanan bayi sebenarnya tidak jauh berbeda seperti ketika ibu menyiapkan makanan untuk anggota keluarga lainnya. Hanya saja, tekstur dan pilihan olahan makanan mungkin harus lebih Anda perhatikan karena kemampuan makan si kecil yang belum sempurna. Tidak perlu bingung saat akan menyediakan menu makanan pendamping ASI (MPASI) bagi bayi.

Baca Juga: Gejala dan Penyebab Terjadinya Kanker Paru – Paru

Pastikan Anda memberikan menu MPASI campuran dan bukan MPASI tunggal untuk bayi. Berikut sontekan inspirasi resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi dari usia 6 sampai 23 bulan: Di bawah ini beberapa macam resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bisa kamu pilih untuk bayi usia 6 sampai 8 bulan:

Nasi Tim Campur Tofu dan Sawi Putih

Ketika membuat menu ini, rebus tofu dan sawi putih hingga matang sembari memasak nasi hingga menghasilkan tekstur yang lembut sebagaian bagian dari pembuatan resep MPASI bayi 6 bulan. Selanjutnya masukkan tofu dan sawi putih ke dalam blender atau food processor, lalu campur bersama nasi untuk menghasilkan menu makanan pendamping ASI (MPASI)

Nasi Timm dengan Rebusan Daging Sapi dengan Wortel dan Kentang

Rebus daging sapi untuk MPASI sampai matang kemudian masukkan sayuran untuk bayi seperti wortel dan kentang untuk menyumbang nutrisi, termasuk vitamin buat bayi. Aduk sampai semua bahan tercampur rata, mendidih, dan matang, lalu tambahkan bumbu seperti garam, gula, maupun micin secukupnya.

Masak nasi sampai memperoleh tekstur yang lembut sembari menghaluskan sup daging dan sayuran, kemudian campurkan keduanya. Haluskan semua bahan di dalam blender atau food processor hingga memperoleh tekstur yang lunak atau sesuai dengan kemampuan makan bayi.

Nasi Tim Campur Sawi dan Ayam

Pertama-tama, buat bubur encer dari beras putih. Kemudian ambahkan sayur sawi rebus, sedikit garam, dan 2 sendok makan suwiran ayam yang di blender sampai halus. Masak resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 6 bulan ini sampai matang mendidih.