Kategori
Uncategorized

7 Cara Menjaga Kesehatan Lingkungan

7 Cara Menjaga Kesehatan Lingkungan – Hidup sehat harus dibudayakan sejak dini. Bisa dimulai dari diri sendiri, seperti rutin berolahraga, memenuhi asupan harian cairan pada tubuh, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi. Perhatikan pula kebersihan di dalam rumah kamu. Jangan sampai kamu membiarkan genangan air atau sampah yang menumpuk, karena bisa menjadi sumber penyakit. Selanjutnya, mulailah lihat lingkungan sekitar kamu. Lingkungan yang bersih turut berpengaruh terhadap kesehatan, lho. Coba bayangkan jika lingkungan sekitar tempat tinggal kamu tidak terjaga kebersihannya, pasti kamu rentan terserang penyakit seperti tifus atau DBD.

Menjaga kebersihan lingkungan tidak semudah yang dibayangkan. Masih ada saja tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan. Padahal, dibutuhkan kesadaran semua pihak dan lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan

Agar aktivitas membersihkan lingkungan lebih ringan dan menyenangkan, Anda dapat mengadakan atau mengikuti kerja bakti dengan tetangga sekitar. Biasanya, setiap daerah memiliki agenda kerja bakti rutinan untuk membersihkan lingkungan. Nah, jangan sampai melewatkan kegiatan ini sebagai cara menjaga kebersihan lingkungan, ya. Kekompakan antar warga tentunya dapat mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan bersih.

Menanam Tanaman

Selain membersihkan lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghijauan juga tak kalah penting. Menanam tanaman akan membuat kualitas tanah menjadi lebih baik dan membuat lingkungan rumah sejuk serta asri.  Cara menjaga kebersihan berikut ini akan membantu lingkungan Anda terhindar dari polusi udara, menyegarkan mata, sekaligus membuat pikiran lebih tenang.

Daur Ulang Sampah

Cara menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meminimalisir penumpukan sampah adalah dengan melakukan daur ulang. Setelah memisahkan kedua jenis sampah, organik dan anorganik, Anda dapat memilah sampah-sampah tersebut untuk kemudian di daur ulang. Anda bisa membuat pupuk kompos yang baik bagi pertumbuhan tanaman dari sampah organik, atau memproduksi benda-benda unik dari sampah anorganik, misalnya kerajinan dari botol plastik, seperti pot bunga.

Membuang Sampah Pada Tempatnya

Sebagian besar tempat yang Anda kunjungi atau tinggali pasti menyediakan tempat sampah di beberapa area. Untuk itu, pastikan Anda telah membuang sampah pada tempatnya. Tidak membuang sampah sembarangan merupakan hal utama yang perlu diperhatikan dalam cara menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang terbebas dari sampah tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga membuat lingkungan sekitar lebih nyaman dipandang.

Memisahkan Jenis Sampah

Selain membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah sesuai jenisnya juga tak kalah penting. Kini, sudah banyak tersedia tempat sampah yang dipisahkan singapore pools menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik. Usahakan untuk membuang sampah-sampah sejenis logam, plastik, kaca, atau karet pada tong sampah anorganik, dan buang sampah basah seperti kulit buah, daun, atau ranting pohon di kategori organik.  Sampah anorganik adalah jenis sampah yang dapat didaur ulang menjadi suatu benda. Sedangkan, sampah organik bisa didaur ulang menjadi pupuk kompos.

Menutup Saluran Pembuangan Air

Menutup saluran pembuangan air termasuk dalam cara menjaga kebersihan selanjutnya. Ya, kebersihan lingkungan tentu erat kaitannya dengan sumber air. Saluran pembuangan air perlu ditutup untuk mencegah sampah yang berasal dari jalanan menghambat saluran air. Apabila saluran air terhambat, maka berisiko menjadi sarang nyamuk, penyakit serta bisa menimbulkan bau tidak sedap.

Daur Ulang Sampah

Cara menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meminimalisir penumpukan sampah adalah dengan melakukan daur ulang. Setelah memisahkan kedua jenis sampah, organik dan anorganik, Anda dapat memilah sampah-sampah tersebut untuk kemudian di daur ulang. Anda bisa membuat pupuk kompos yang baik bagi pertumbuhan tanaman dari sampah organik, atau memproduksi benda-benda unik dari sampah anorganik, misalnya kerajinan dari botol plastik, seperti pot bunga.